Untitled Document

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 09:49:42 WIB

Hal-hal yang Harus Anda Tahu Soal Arung Jeram

Diposting oleh : ADMIN
Kategori: headline - Dibaca: 7958 kali

Arung jeram atau rafting kini jadi kegiatan yang digemari traveler. Biasanya, mereka melakukannya dengan banyak teman saat akhir pekan. Tapi tunggu dulu, rupanya ada banyak hal yang harus Anda tahu terlebih dulu soal rafting. "Dunia rafting itu awalnya olahraga dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang profesional. Tapi kini, rafting sudah menjadi kegiatan wisata," tutur Pelatih Tim Arus Liar Wakil Pemda DKI, Tonny Dumalang kepada detikTravel, Rabu (18/9/2013). Tonny bukanlah pelatih rafting sembarangan. Dirinya sudah menjadi pelatih rafting sejak tahun 1997 sampai sekarang. Dia pun membawa timnya menjuarai berbagai kompetisi rafting nasional, Runner Up World Cup Rafting Series di Jepang tahun 2008, juara umum di Championship Rafting Australasia region Asia dan Australia, dan masih banyak lagi prestasi lainnya. Tonny lantas bercerita tentang detil seputar dunia rafting. Dia berujar, kecelakaan yang terjadi pada rafting di sungai itu lebih besar risikonya daripada kecelakaan di gunung dan di laut. "Kejadian emergency di sungai berbeda dengan gunung dan laut, sebab hitungannya detik dan pertolongannya tidak boleh diulang. Misal kalau ada yang tenggelam, maka posisi tim penyelamat harus benar dan tepat. Telat sedikit saja, dia bisa terbawa arus, terkena batu, dan lainnya," ungkapnya. Untuk itu, Tonny benar-benar menitikberatkan soal keamanan saat rafting. Inilah yang menjadi tanggung jawab besar bagi operator tur yang menyelenggarakan rafting. Para pemandu harus profesional dan tidak sembarangan. "Saat rafting ada yang namanya team leader yang bertugas sebagai pemandu. Dia yang mengarahkan peserta untuk kapan mendayung, kapan berkumpul di tengah perahu, dan harus memberikan arahan sebelum rafting, saat rafting, dan setelahnya," kata Tonny. Lalu, selain team leader juga ada yang namanya team rescue. Tim ini berfungsi untuk menjaga para peserta rafting saat berada di air. Posisinya bisa di depan atau di belakang. Tim rescue pun harus bergerak dengan sigap dan cekatan. Mereka harus bisa menguasai sungai dan memiliki dasar tentang pengetahuan pertolongan pertama pada kecelakaan. "Mereka (team leader dan team rescue) harus punya pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan soal keselamatan. Misalnya, mereka harus tenang ketika perahu tiba-tiba terbalik. Mereka juga harus bisa menenangkan peserta dan menghitung jumlahnya dengan cepat. Kalau mereka tidak tenang dan panik, apalagi pesertanya," ucap Tonny. Team leader dan team rescue yang berpengalaman baiknya sudah lama berkecimpung dalam kegiatan rafting. Di Indonesia ada Federasi Arung Jeram Indonesia yang membentuk atlet rafting dan para pemandu rafting. "FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) adalah anggota dari KONI dan menjadi anggota International Rafting Federation. FAJI sudah membuat sekolah arung jeram dan melahirkan pemandu-pemandu rafting," ucap Tonny. Hal inilah yang nantinya menjadi bahan pertimbangan para traveler saat memilih operatur tur. Traveler punya hak untuk tahu tentang lamanya kegiatan rafting, lama waktu yang ditempuh, kontur sungai, pengalaman team lader dan team rescue, serta berbagai perlengkapan yang digunakan. Pilihlah operator tur yang berpengalaman, jangan dilihat dari harganya. "Sekarang operator tur berlomba-lomba memberikan harga murah, tapi lihatlah apa yang diberikan dan bagaimana tentang sistem keamanannya. Tanya berapa perahu yang dia sediakan, berapa tim rescue, dan berapa team leader. Konsumen itu harus pintar," kata Tonny. Harga murah tapi tak menjamin keamanan selama rafting, sama saja bohong. Lebih baik mengeluarkan kocek lebih banyak, asal keamanan Anda terjamin selama kegiatan rafting. Kegiatan rafting sendiri pun menjanjikan pengalaman yang menegangkan, seru, dan menyenangkan. Ayo, tabung uang Anda dan rencanakanlah kegiatan rafting untuk liburan berikutnya! "Anak-anak dari 10 tahun sampai kakek-kakek 65 tahun bisa mengikuti kegiatan rafting," tutup Tonny. Afif Farhan - detikTravel - Kamis, 19/09/2013 07:30 WIB http://travel.detik.com/read/2013/09/19/073029/2362993/1382/hal-hal-yang-harus-anda-tahu-soal-arung-jeram